Setiap perbelanjaan anak itu ada nilainya di sisi Allah. Jangan mengungkit dan mengeluh tapi berbelanjalah dengan mengharap balasan Allah.
Abu Hurairah radhiallahu 'anhu berkata bahawa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
دِيْنَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِي سَبِيْلِ اللهِ وَدِيْنَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِي رَقَبَةٍ وَدِيْنَارٌ تَصَدَّقْتَ بِهِ عَلَى مِسْكِيْنٍ وَدِيْنَارٌ أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ، أَعْظَمُهَا أَجْرًا الَّذِي أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ
"Satu dinar yang engkau belanjakan di jalan Allah subhanahu wa ta'ala, satu dinar yang engkau keluarkan untuk membebaskan hamba, satu dinar yang engkau sedekahkan kepada seorang miskin dan satu dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu, maka yang paling besar pahalanya dari semua nafkah tersebut adalah satu dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu."